Profile Kampoeng Batik Palbatu

     Melestarikan Budaya Batik Dengan Tindakan Nyata

    Berawal dari rasa keprihatinan tiga orang pemuda kreatif, Bimo, Iwan dan Hari atas tidak adanya kampung batik di wilayah Jakarta, maka dengan modal niat yang nekat, Hari sebagai eksekutor langsung mengimplementasikan gagasan yang brilyan itu dengan mendirikan Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu di wilayah Jalan Palbatu, Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, walau sebenarnya saat itu belum ada satu orang pun yang bisa membatik.  Pada tahun 2011 atas nama Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu, mereka mulai berani mengadakan acara Kampoeng Batik Palbatu pada tanggal 21 – 22 Mei yang mengundang delapan belas (18) pengrajin batik dari daerah wilayah Jawa untuk datang ke Jakarta memberikan pelajaran membatik kepada para warga di wilayah Jalan Palbatu dan sekitarnya dengan tujuan untuk melestarikan budaya batik dengan tindakan nyata.

Berfoto bersama setelah Belajar Membatik
Berfoto bersama setelah Belajar Membatik

Banyak program kerja nyata yang sudah mereka lakukan, misalnya dengan mengadakan acara KAMPOENG BATIK PALBATU  pada tanggal 21 – 22 Mei 2011, JAKARTA BATIK FESTIVAL tanggal 5 – 6 Mei 2012, NGEBATIK SEKAMPUNG tanggal 2 – 6 Oktober 2013, dan sekaligus menjadi sponsor acara PUTRA PUTRI BATIK NUSANTARA pada tahun Oktober 2013 pula dan beberapa penghargaan yang telah mereka dapatkan pula, salah satunya dari Museum Rekor Indonesia ( MURI ) dan rencananya dalam waktu dekat ini pada tanggal 3 – 4 bulan Mei tahun 2014 ini mereka akan mengadakan acara PALBATU ARTFEST dan pada bulan Oktobernya pun mereka akan mengadakan acara JAKARTA BATIK CARNIVAL.

Berfoto dengan Hasil Karya Batik

Dengan bertujuan untuk mengenalkan budaya membatik kepada warga Jalan Palbatu, khususnya dan kepada masyarakat di luar jalan Palbatu umumnya, Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu juga bertujuan untuk mengedukasi dan merubah mind set/ pola pikir masyarakat untuk lebih sadar budaya dan dapat menjadikan kegiatan membatik ini menjadi salah satu peluang usaha untuk membantu memperbaiki atau meningkatkan perekonomian keluarga secara personal. Saat ini Hari yang bernama lengkap Budi Dwi Hariyanto sebagai motivator/ penggerak dari Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu lebih mengedepankan konsep pengenalan mengenai pernak pernik perlengkapan dalam membatik, misalnya canting, malam (lilin yang sudah dilumerkan), bahan kain, dan lain-lain terlebih dahulu, baru nanti dilanjutkan dengan program penyuluhan mengenai berbagai manfaat dari kegiatan membatik tersebut. Banyak para warga di wilayah jalan Palbatu baik pemuda pemudi maupun kaum ibu yang awalnya belum bisa membatik, sekarang sudah mulai bisa membatik dengan membuat beberapa motif batik sesuai kreasi masing-masing, bahkan anak – anak kecilpun sudah bisa membatik.

Warga Jakarta Belajar Membatik

Banyak hal dari kegiatan membatik yang bisa kita ambil manfaatnya secara pribadi, salah satunya adalah dengan membatik, kita berlatih untuk lebih bisa lebih bersabar, dan akan bisa mengasah kepribadian kita menjadi pribadi yang telaten, ikhlas dan terus berusaha melakukan hal yang terbaik dalam kehidupan kita. Banyak filosofi budaya nusantara yang sangat kental makna terdapat dalam budaya membatik. Rasa ketidakpercayaan diri dari pribadi secara personal warga yang merasa tidak akan mampu membatik yang terkadang membuat rasa enggan untuk berpartisipasi dalam kegiatan membatik ini yang merupakan pekerjaan rumah atau  ‘tugas besar’ dari pengurus Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu untuk bisa lebih melakukan pendekatan yang persuasif kepada masyarakat sekitar untuk membangkitkan semangat belajar membatik.

Ngebatik di Jalan

Berharap Pemerintah daerah setempat, khususnya pejabat – pejabat kelurahan dan kecamatan setempat untuk  bisa lebih ‘concern’ terhadap keberadaan komunitas Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu dengan cara lebih memaksimalkan ‘perhatian’ mereka dengan cara membantu memberikan  sarana dan prasarana terhadap program kegiatan mereka yang gaungnya sudah sampai tingkat nasional levelnya tersebut. Perhatian dan kerjasama dari pemerintah daerah terkait tersebut amat sangat dibutuhkan guna menunjang segala bentuk aktivitas dan kreativitas  dari komunitas Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu bersama masyarakat warga jalan Pal Batu dan sekitarnya. Saat ini memang sudah ada bentuk perhatian dari Pemda setempat, namun dirasa kurang maksimal dan belum seperti yang diharapkan. Mengingat kegiatan yang dilakukan oleh komunitas Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu ini amat sangat positif bagi masyarakat, maka diperlukan upaya-upaya aparat pemda setempat untuk lebih menyinergikan program kerja mereka dengan program kerja nyata yang dilakukan oleh komunitas Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Pal Batu. Dengan beberapa penghargaan yang telah diraih dan beberapa acara yang sifatnya berskala nasional yang telah dilakukan, harusnya pemerintah setempat ikut berbangga hati terhadap apa yang sudah dilakukan oleh komunitas Forum Komunikasi Pengembangan Kampung Batik Palbatu tersebut. (Erna Multiningsih)

Ngebatik di Dinding

Share this:

One thought on “Profile Kampoeng Batik Palbatu

  1. Vinawati Rhevina says:

    Saya guru bid studi seni budaya SMKN 1 Kota Bekasi. Mau minta contact yang bisa dihubungi. Saya mau adakan kunjungan pelatihan batik untuk siswa siswi saya. Trims
    Contact saya 085890492171 (whatsapp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *