PT. Indonesia Power

PT. Indonesia Power

Sekilas mengenai PT. Indonesia Power

PT Indonesia Power, atau IP, adalah sebuah anak perusahaan PLN menjalankan usaha komersial pada bidang pembangkitan tenaga listrik. Saat ini Indonesia Power merupakan perusahaan pembangkitan listrik dengan daya mampu terbesar di Indonesia.

Cikal bakal perusahaan ini adalah PT Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa-Bali I (PLN PJB I), yang didirikan pada tanggal 3 Oktober 1995 sebagai anak perusahaan PLN yang waktu itu baru saja berubah statusnya dari Perum menjadi Persero. Pada tanggal 3 Oktober 2000, PJB I berubah nama menjadi PT Indonesia Power. Indonesia Power mengelola 8 Unit Bisnis Pembangkitan: Priok, Suralaya, Saguling, Kamojang, Mrica, Semarang, Perak-Grati dan Bali.

Bisnis utama IP adalah pengoperasian pembangkit listrik di Jawa dan Bali yang tersebar di 8 lokasi. Unit usaha pembangkitan IP diberi nama Unit Bisnis Pembangkitan (UBP). Ke-delapan UBP itu berikut DMN (Daya Mampu Netto) per 8 November 2007 adalah:

  1. UBP Suralaya[1], mengoperasikan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Suralaya Unit 1-4 (4×371 MW) dan Unit 5-7 (3×575 MW)
  2. UBP Priok, mengoperasikan PLTU Priok Unit 3&4 (2×45 MW), PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap) Priok Blok I dan II masing-masing (3×120 MW dan 1×171 MW), PLTG Priok Unit 1&3 (2×17 MW)
  3. UBP Saguling, mengoperasikan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Saguling (4×175 MW)
  4. UBP Kamojang, mengoperasikan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Gunung Salak (3×57 MW) dan PLTP Kamojang, Garut Unit 1 (27 MW), Unit 2-3 (2×57 MW)
  5. UBP Mrica, mengoperasikan PLTA PB Soedirman (3×60 MW)
  6. UBP Semarang, mengoperasikan PLTU Tambak Lorok, Semarang Unit 1-2 (2×42 MW), Unit 3 (105 MW), PLTGU Tambak Lorok Blok I dan II masing2 (3×100 MW dan 1×152 MW), PLTG Cilacap (2×20 MW)
  7. UBP Perak-Grati[2], mengoperasikan PLTU Perak, Surabaya Unit 3-4 (2×28 MW), PLTGU Grati, Lekok, Pasuruan Blok I (3×99 MW dan 1×153 MW), PLTG Grati Blok II (3×100 MW) [3]
  8. UBP Bali, mengoperasikan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Pesanggaran, Denpasar(total 55 MW), PLTG Pesanggaran (106 MW), PLTG Gilimanuk (130 MW) dan PLTG Pemaron (2×40 MW)

Selain UBP, IP juga mempunyai bisnis jasa pemeliharaan pembangkit listrik yang diberi nama Unit Bisnis Pemeliharaan (UBHar) yang berkantor di jalan KS Tubun, Jakarta. IP juga mempunyai anak perusahaan yang bergerak di bidang trading batubara yaitu PT Artha Daya Coalindo. Sedangkan PT Cogindo DayaBersama adalah anak perusahaan IP yang bergerak di bidang co-generation dan energy outsourcing.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *